Profil

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lahat

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lahat (disingkat DPRD Lahat) adalah lembaga legislatif unikameral yang menjadi mitra kerja Pemerintah Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. DPRD Lahat memiliki 40 anggota yang tersebar di 12 partai politik, dengan perolehan suara mayoritas diraih oleh Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Demokrat.

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Lahat dalam tiga periode terakhir.

Partai PolitikJumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[4]2019–2024[5]2024–2029
 PKB3Kenaikan 4Kenaikan 5
 Gerindra4Kenaikan 6Penurunan 5
 PDI-P6Penurunan 4Kenaikan 5
 Golkar5Steady 5Penurunan 4
 Nasdem4Penurunan 2Kenaikan 4
 PKS1Steady 1Penurunan 0
 Hanura3Penurunan 2Penurunan 1
 PAN3Steady 3Kenaikan 4
 PBB3Penurunan 1Steady 1
 Demokrat4Kenaikan 6Kenaikan 8
 Perindo (baru) 2Penurunan 1
 PPP3Kenaikan 4Penurunan 2
 PKPI1Penurunan 0 
Jumlah Anggota40Steady 40Steady 40
Jumlah Partai12Steady 12Penurunan 11

Periode 2024–2029

Berikut adalah daftar anggota DPRD Kabupaten Lahat periode 2024–2029.

Nama AnggotaPartai PolitikDaerah PemilihanSuara SahKeterangan
Andriansyah PKB
Lahat 1
3.490 
Yunani PKB
Lahat 2
1.969 
Tommi Pandrika PKB
Lahat 3
2.173 
Elpan Nopriandi, S.E. PKB
Lahat 6
4.927 
Edwar PKB
Lahat 7
2.356 
Gaharu, S.E., M.M. Gerindra
Lahat 1
3.451 
Nopran Marjani, S.Pd. Gerindra
Lahat 3
3.142 
Jiki Rinalzon, S.I.P. Gerindra
Lahat 4
1.864 
Nopan Firmansyah, S.E. Gerindra
Lahat 5
3.746 
Sutra Imansyah, S.E. Gerindra
Lahat 7
3.060 
Marwan Ardiansyah, S.E., M.Si. PDI-P
Lahat 1
1.445 
Litran Efendi PDI-P
Lahat 3
2.380 
Ardiansyah PDI-P
Lahat 4
2.380 
Felgah Agnes Chandra, S.H. PDI-P
Lahat 6
3.228 
Makmun PDI-P
Lahat 7
2.405 
Sri Marhaeni Wulansih, S.H. Golkar
Lahat 1
3.077 
Edo Julian, S.E. Golkar
Lahat 2
2.219 
Eva Lili Susanti Golkar
Lahat 4
2.420 
Indra Gandi Golkar
Lahat 7
5.020 
Arry, A.Md. Nasdem
Lahat 1
3.264 
Sahrul Efendi Nasdem
Lahat 2
2.658 
Indi Periadi Nasdem
Lahat 4
1.697 
Harlin Kurniawansyah Nasdem
Lahat 6
3.437 
Lion Faizal, S.E., M.M. Hanura
Lahat 7
2.818 
M. Alldo PAN
Lahat 1
2.457 
M. Lutfi Hidayat, S.H. PAN
Lahat 5
3.299 
Muhammad Henry PAN
Lahat 6
2.220 
Aliman Syahri, S.Kom. PAN
Lahat 7
2.595 
Ismail Aripin, S.H. PBB
Lahat 1
2.746 
Fitrizal Homizi, S.T., M.Si. Demokrat
Lahat 1
4.828 
Hj. Sumiati, S.Pd. Demokrat
Lahat 1
3.886 
Iduar Alamsyah, S.E. Demokrat
Lahat 2
2.852 
Balkisri Demokrat
Lahat 3
2.636 
Nurliyan Demokrat
Lahat 4
1.980 
Ahmad Barmawi, S.H. Demokrat
Lahat 5
4.012 
Zarkasi Kamarudin Demokrat
Lahat 6
2.947 
Nanda Pinola Harahap, S.K.M. Demokrat
Lahat 7
5.527 
Widia Ningsih, S.H. Perindo
Lahat 2
2.613 
Junaidi PPP
Lahat 1
2.458 
Nizaruddin, S.H. PPP
Lahat 7
1.836 

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Lahat dalam tiga periode terakhir.

Partai PolitikJumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[4]2019–2024[5]2024–2029
 PKB3Kenaikan 4Kenaikan 5
 Gerindra4Kenaikan 6Penurunan 5
 PDI-P6Penurunan 4Kenaikan 5
 Golkar5Steady 5Penurunan 4
 Nasdem4Penurunan 2Kenaikan 4
 PKS1Steady 1Penurunan 0
 Hanura3Penurunan 2Penurunan 1
 PAN3Steady 3Kenaikan 4
 PBB3Penurunan 1Steady 1
 Demokrat4Kenaikan 6Kenaikan 8
 Perindo (baru) 2Penurunan 1
 PPP3Kenaikan 4Penurunan 2
 PKPI1Penurunan 0 
Jumlah Anggota40Steady 40Steady 40
Jumlah Partai12Steady 12Penurunan 11

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

DPRD merupakan lembaga legislatif di tingkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi serupa dengan DPR RI Namun berfokus pada pengaturan dan pengawasan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Sejarah terbentuknya DPRD dimulai sejak era desentralisasi dan otonomi
DPRD memiliki peranan penting dalam mengawasi pelaksanaan otonomi daerah, menyusun kebijakan daerah, serta mengawasi kinerja kepala daerah. Sejarah terbentuknya DPR RI dan DPRD mencerminkan evolusi sistem politik dan demokrasi di Indonesia. Kedua lembaga legislatif ini menjadi pilar utama dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi rakyat dalam pemerintahan negara dan daerah. 
daerah. DPRD dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang kemudian mengatur struktur, tugas, dan wewenang DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
mayoritas diraih oleh Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Demokrat.

Daftar 40 Anggota DPRD Kabupaten Lahat

Dewan Perwakilan Rakyat

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (disingkat DPRD) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan wilayah di provinsi/ daerah kabupaten/kota) di Indonesia. DPRD disebutkan dalam UUD 1945 pasal 18 ayat 3: “Pemerintahan wilayah provinsi, daerah kabupaten, dan kota memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang anggota­-anggotanya dipilih melalui pemilihan umum”. DPRD kemudian diatur lebih lanjut dengan undang-undang, terakhir melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota (DPRD kabupaten/kota) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah kabupaten/kota. DPRD kabupaten/kota terdiri atas anggota partai politik peserta pemilihan umum yang dipilih melalui pemilihan umum. Di Provinsi Aceh DPRD kabupaten/kota disebut Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK) yang diatur dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2006.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

DPRD merupakan lembaga legislatif di tingkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi serupa dengan DPR RI Namun berfokus pada pengaturan dan pengawasan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Sejarah terbentuknya DPRD dimulai sejak era desentralisasi dan otonomi
DPRD memiliki peranan penting dalam mengawasi pelaksanaan otonomi daerah, menyusun kebijakan daerah, serta mengawasi kinerja kepala daerah. Sejarah terbentuknya DPR RI dan DPRD mencerminkan evolusi sistem politik dan demokrasi di Indonesia. Kedua lembaga legislatif ini menjadi pilar utama dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi rakyat dalam pemerintahan negara dan daerah. 
daerah. DPRD dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang kemudian mengatur struktur, tugas, dan wewenang DPRD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
mayoritas diraih oleh Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Demokrat.